Ingin Berhenti Merokok

Ayo ngaku, siapa dari anda para pembaca yang pengen berhenti merokok? Nyesel kan kalau dulu belajar merokok? Hehehhe. Kenapa harus meneyesal? Kenapa ya kira2? Yah jawab aja sendiri, kan anda yang pengen berhenti merokok!
Saya sebenarnya juga seorang perokok tapi bukan perokok aktif melainkan perokok pasif. Bukan pasif beli rokok lo, tapi memang saya tidak suka merokok. Karena bagi saya merokok sangat merugikan! Buat apa coba??? Tapi saya dipaksa untuk menjadi perokok pasif oleh teman-teman dan juga client. Memang tidak enak menjadi orang kecil (apa hubungannya coba???).

Tapi bagi yang udah terlajur mengonsumsi rokok, ya ada baiknya anda harus berhenti. Karena, dari pengalaman yang diutarakan oleh teman-teman saya, kebanyakan dari sangat menyesal pernah mengenal yang namanya rokok, tapi mereka sangat sulit sekali untuk berhenti! Tapi lain halnya dengan teman-teman saya yang masih remaja, mereka masih betah dengan rokok mungkin karena bagi mereka itu merupakan alat pertemanan dan jaga genksi. Its ok lah, tapi saya berani jamin kalau nanti mereka juga akan menyesal pernah terjun dalam dunia perokoaan. Hehehe
Yuks lanjut lagi kemasalah pokok. Nah jika anda memang ingin berhenti merokok ada baiknya anda tanyakan dulu alasannya pada diri anda sendiri, seperti berikut ini:
  1. Keuangan
    Tentunya ini adalah alasan/faktor pendorong yang sangat dan paling kuat. Tanyakan, berapa batang rokok yang anda habiskan dalam waktu satu hari! Kalau dalam sehari menghabiskan rokok filter sebanyak 10 batang ya dikali aja sama harga rokoknya.
    Anggap saja 1 batang harganya Rp. 700,00, jadi dalam sehari anda telah membakar uang anda sebanyak Rp. 7000,00. Trus kalau di kali sebulan berapa? Hitung aja sendiri ya.
  2. Penampilan
    Coba aja anda buka-buka album foto jaman dulu, tapi jangan jaman dulu-dulu amat ya! Bandingkan wajah anda sebelum dan sesudah anda mengenal rokok? Ayo, apa perbedaannya? Makin kriput or gmn? Trus bibirnya yang dulu warnanya merah karang udah berubah jadi hitam belum?
  3. Kesehatan
    Kalau ini sih sangat amat jelas sekali! Coba anda jogging keliling kampong or lapangan! Nah sampai kilometer berapa anda menyerah? Atau mungkin cuma baru hitungan meter?
  4. Tren dan Gaya Hidup
    Tanyakan juga, apakah trend dan gaya hidup anda memang seperti ini? Atau anda bisa berubah kearah yang lebih baik lagi?
  5. Orang sekitar
    Apakah anda peduli dengan orang disekitar anda yang tidak merokok menjadi perokok pasif gara-gara anda?
Nah jika sudah terjawab pertanyaan-pertanyaan itu, selanjutnya mulailah hidup baru anda.
  1. Kurangi Jumlah Batang Rokok yang Dihisap per Hari
    Proses untuk berhenti merokok tidak serta merta bisa dilakukan seperti menuangkan air kedalam gelas. Bagaimanapun juga tubuh anda yang sudah terkondisikan oleh nikotin dan tar tentunya akan melakukan aksi protes yang spartan jika mendadak suplai racun tersebut terhenti tiba-tiba.
    Karena itu kurangilah secara bertahap ya. Anda bisa pasang target untuk mulai mengurangi jumlah batang rokok misalnya dari jumlah 36 batang per hari menjadi 20 batang dan setiap hari semakin sedikit dan jangan sebaliknya semakin hari semakin banyak!
    Jadi perlu waktu lumayan lama berhenti menghisap rokok kesayangan anda itu.
  2. Kurangi Kadar Nikotin per Batang Rokok yang Dihisap per Hari
    Setelah berhasil mengurangi batang rokok kretek yang anda hisap per hari, anda bisa berpindah menghisap rokok dengan kadar tar dan nikotin yang rendah.
    Prinsip yang dipakai masih seperti di atas.
  3. Giat Olah Raga
    Untuk menyeimbangkan metabolism dalam tubuh, sebaiknya anda mulailah rajin berolahraga. Tapi kalua memang sudah sering olahraga, ya tinggal dilanjutkan saja. Misalnya mulailah setiap pagi jogging keliling kampung or taman kota. Atau juga bisa ikut fitness, biar otot-otot makin kenceng kaya beli adi rai.
  4. Kurangi Tidur Larut Malam
    Biasanya bagi anda yang punya jadwal kerja padat, sering kali harus kerja sampai larut malam. Atau anda yang suka keluyuran sampai tengah malam mencari udara malam, sebaiknya dikurangi aja deh agar tubuh dapat istirahat yang cukup dan besok pagi bisa bangun dengan segar dan penuh semangat.
  5. Mintalah Orang Terdekat Untuk Sering Melarang Merokok
    Nah ini yang biasanya bisa memotivasi untuk berhenti merokok. Kalau anda sudah berkeluarga, minta saja istri or anak-anak anda memarahi anda jika anda kedapatan merokok. Tapi anda jangan ikut-ikutan marah ya? Ntar ayam tetangga pada mati!
Bagaimana? Masih pengen merokok lagi tidak? Ayo jaga kesehatan anda untuk masa depan yang lebih baik.

0 komentar:

Posting Komentar

Ayo, jangan malu-malu kalau ingin koment or sekedar share.

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...